Monday, 17 June 2013 | By: JANNATA

MAGNESIUM

MAGNESIUM (Mg)

Mg adalah unsur kimia sebutan buat anak IPA-3 di SMA gue dulu.
Walau cuma 1 tahun kami lewatin bareng sekelas, tapi awetnya persahabatan kami sampai detik ini dan InsyaAllah seterusnya bisa langgeng. Bukanlah sebuah kebetulan kami disatukan dalam persahabatan ini selama lebih dari 8 tahun. Menjadi angkatan 2003 dari salah satu SMA negeri di Jaksel ini sudah menjadi kebanggaan buat gue, apalagi bisa masuk golongan anak IPA yang waktu itu dipandangnya pinter2, bener2 pengecualian buat gue. Gue anak IPA yang benci kimia, biologi dan fisika. Gue anak IPA yang nilai UAN-nya terendah sekelas. Cuma karena gue demen salah satu bab di pelajaran matematika, cuma karena jurusan bahasa waktu angkatan gue nggak dibuka, cuma karena gue harus terlihat lebih baik dari pacar gue, hahaha. Tapi di atas itu semua udah takdir gue harus masuk IPA.

Dari sanalah awal gue mulai kenal anak2 amazing. 8 tahun lalu masih pada labil2 parah. Sekarang nambah parah labilnya. gue doank ding kalo itumah. muehehehe. Banyak yang cinta lokasi di antara anak2 Magnesium. Kecuali gue. Padahal cowok2 Magnesium oke2. Emang gue doank deh yang aneh. Yang deket nggak diperhatiin, yang jauh gue kejar2. Oya cinta pertama gue untungnya nggak sekelas. Kalo sekelas mungkin dia mutlak terlupakan. I'll keep my first love in safe position, artinya gue mau dia tetap jadi yang pertama tanpa pernah kami buat sejarah pacaran atau hambar sebagai sahabat. *kunaon sih*

Kata guru matematika gue yang paling cetar waktu itu bilang, persahabatan di kelas 3 SMA itu akan paling membekas dan tidak mudah dilupakan. Proved! Dari anak2 yang masih pada galau dengan upacara hari senin sampai sekarang udah ada yang punya anak, kami masih keep in contact. Agenda wajib 2 bulan sekali kami ketemu dalam "arisan magnesium". Bukan arisannya, tapi ketemunya yang penting di sini. Suka senyum2 aja gue saat bersama mereka, gilak, masih aja ya kita sama2. :')

Ah... putih abu2, i wanna back to you.
Bantu kami ya Allah jaga persahabatan ini sampai hanya ada putih tanpa bayang abu2.

Cinta dan sahabat, sahabat dan cinta. Itulah jiwa yang terpecah dengan sederhana. Sisanya fana -DL-




0 komentar:

Post a Comment