Friday, 14 June 2013 | By: JANNATA

Traveling ke Pantai Indonesia: Paradiso di Utara Jepara

Pulau Karimun Jawa adalah salah satu paradiso ciptaan Allah SWT yang ditempatkan di Indonesia. Hehehe Ini serius, nggak berlebihan kalo gue menyebutnya paradiso. terletak di sebelah utara Kota Jepara. Dengan waktu tempuh 6 jam menggunakan kapal lambat KMP Muria atau 2 jam menggunakan kapal cepat Express Cantika dari Pelabuhan Jepara. Lo akan menemukan sosok-sosok tampan dari gugusan pulau-pulau kecil disekitarnya dengan pasir putih lembut yang akan selalu dihempaskan ombak kecil berkomposisi air laut super jernih. Kali ini, partner trip saya adalah teman-teman kantor. Trip bersponsor ini berlangsung 4 hari 4 malam...

Malam jum'at (6/6) kami berangkat dari Stasiun Gambir menuju Stasiun TamanLawang Semarang Tawang dengan Kereta Api Eksekutif Argo Bromo Anggrek Malam. Waktu tempuh 6 setengah jam. First time gue icip kereta eksekutif jarak jauh, kesan pertama kali yang muncul, "apanya yang eksekutif ya?!", pas masuk disambut nyamuk-nyamuk nakal. Ah sudahlah, pikir gue, cuma numpang tidur aja 6 setengah jam di kereta ini. Kedepannya semoga PT KAI bisa memberikan fasilitas yang lebih tepat untuk istilah eksekutif. hihihi

(7/6) Sampai di Stasiun tujuan, kami dijemput mobil travel oleh pihak travel agent. Cusss nuju Pelabuhan Jepara dengan waktu tempuh 2 jam. Dijanjikan akan naik kapal cepat yang berangkat jam 8 pagi, ternyata kami naik kapal lambat yang berangkat jam 9 pagi. Alasan si travel agent adalah karena tidak berhasil mendapat tiket kapal cepat karena diserobot oleh kawanan pejabat yang akan berlibur ke KJ juga. hih. Kesel dan bete sama travel agent yang disprofessional dan ulah pejabat yang kudu diekslusifkan itu, cih lah. But... sebagai traveller sejati gue punya prinsip enjoy the trip apapun yang terjadi. #tsaelah..Namanya juga trip, ada kemungkinan bikin seneng sampai akhir (jarang banget), ada susah dan senengnya (sering banget), susah terus sampai akhir (sial banget). Itu semua tergantung cara masing-masing dalam menyikapinya. Ada orang yang sial mulu, tapi dia nikmatin kesialannya, sampai kesialan itu bosen sendiri menghinggapi.

Lumanyun juga sih 6 jam ada di atas kapal yang jalannya kayak keong sakit-sakitan. But it was paid ketika sampai di pelabuhan KJ. Yeay!! Tiba di hotel, bersih-bersih badan dulu, setelah itu kami diajak mengunjungi bukit Joko Tuwo buat nikmatin sunset. Naik ke bukit ini gampang kok, nggak harus pake sendal/sepatu gunung. sendal jepit aja udah nyaman karena tracknya mudah, udah dibuatin anak tangga non permanen gitu buat menuju ke atas bukit. Ternyata si Joko Tuwo adalah Paus yang udah mati, dan kerangkanya di taro di bukit ini. Jadilah dinamakan bukit Joko Tuwo. Dari atas bukit ini, kita bisa melihat Pulau KJ beserta sebagian pulau kecil disekitarnya. Pas memang berada di bukit ini saat menjelang sunset. Tjakep.

hotel asri
fosil si Joko Tuwo

sunset dari bukit joko tuwo

Malamnya, kami berkunjung ke alun-alun KJ, pusat souvenir, dan Bukit Love. Di pinggir alun-alun ramai dengan orang-orang yang lesehan menikmati jajanan yang ada. Tidak jauh dari situ ada pusat souvenir KJ. Lanjut Bukit Love.. agak aneh sih berkunjung ke bukit malem-malem. hmmmm tapi karena ada yang pengen banget, jabanin wae. Bukit Love ini sedang dalam tahap pembangunan. Di situ udah ada semacem tugu cinta bertuliskan LOVE yang sudah familiar..

bukit love

(8/6) masuk hari inti, Snorkling dan Jelajah Pulau! Hotel kami dekat dengan dermaga tapi bukan dermaga utama pulau KJ. Eksklusif deh. Jalan sebentar ke belakang hotel disambut dengan mangrove yang akan menghantarkan kami ke ujung dermaga dengan pemandangan amazing!


menuju kapal

Snorkling di dekat pulau Gosong Kemloko, ready to gosong (geheng eksotik hehehe).
Setelah dapet sepatu katak yang pas, kacamata dan life jacket yang oke. Byurrr!!!

lebih mirip kayak korban kapal karam

ala ala free diver

Kemudian kami di ajak ke suatu pulau untuk istirahat, bakar ikan buat maksi, lebih tepatnya dibakarin sih hehehehe, jadi tinggal makan.:D
Oya, kalo gue gak salah, pulau tempat istirahat ini namanya Pulau Tengah.

sambil nunggu ikan bakarnya mateng :p

maksinya lahap

abis maksi, kuat deh foto loncat-loncat

duyung KJ ^^

Tepat jam 1 siang, tour guide ngajak kami snorkling lagi ke suatu spot lalu hunting foto free diving lagi.

beautiful coral dari spot ke-2

ati-ati mas perutnya kegores karang :D

Melipir ke Pulau Ujung Gelam, ah pasir putihnya soft banget..
Di pulau ini ada toilet berbayar. Jadi hasrat ingin pipis yang sedari tadi ditahan bisa tersalurkan. Sebagian teman pada mencicipi jajanan, gue sama sebagian temen-temen yang jiwa narsisnya maximal lebih memilih untuk jelajah pulau ini buat hunting foto.





Teman gue yang sudah pernah jelajah Lombok bilang kalau soal kebersihan menang KJ, tapi kalau keindahan biota lautnya menang Lombok. Pantai di Lombok banyak sampah ceunah. Nanti deh gue buktikan sendiri. Gak sadar keasyikan hunting foto, ternyata kami "team narsis to the max" sudah ditunggu teman lainnya untuk kembali ke hotel. Tapi lapar, apa mau dikata, makan dulu lah, secaplok dua caplok gorengan, seruput dua ruput air kelapa, tadinya mau makan mie rebus dulu... nggak tau diri ya, udah ditungguin juga. hahahaha

Malam minggu di sini. Tanpa kamu. Jauh lebih berarti.
Aku lebih butuh counterpain daripada kamu. Hihihi
Pegal-pegalpun mulai terasa...

(9/6) Ready to snorklingan maning. Tour guide ngajak kami ke spot snorkling pagi ini ke dekat Pulau Menjangan Kecil. Tidak seperti biasa, sepi dari kapal-kapal lainnya, kali ini spot snorkling-nya ramai betul. Ternyata... ini Wonderful Spot!, selain karang lautnya yang dangkal dan indah, kelebihan spot satu ini adalah ikan-ikannya yang banyak. wuih... pantesan banyak kapal team lain yang ke sini.




 Dari Menjangan Kecil, kami diajak menuju Pulau Menjangan Besar. Di pulau ini, terkenal dengan tempat penangkaran hiu-nya dan pusat water sport. "Berani foto sama hiu?" tanya tour guide ke gue. "Berani donk" spontan aja gue jawab gitu. Pas sampai sana, ngeliat hiunya besar-besar, ciutlah nyali gue :'| Kata si tour guide, belom ke KJ namanya kalo ndak foto sama hiu. OKB! dengan modal life jacket, nyeburlah gue ke kolam hiu. berdua. hahaha atut kalo sendiri. Itung jari dulu sebelum nyebur, masih lengkap. hahahaha

HIIIII....UUUU

hiunya malah pada kabur... hmmm

Then, ada bapak2 yang nawarin foto bareng ikan buntel. Lucuk banget ni ikan. Bentuknya bulat dan di kelilingi duri. Mukanya nyebelin, mungkin dianya yang sebel sama kami kali ya karena jadi objek foto, kecian.... Ikan Buntel ini sering ngeluarin suara, kayak suara kentut gitu. Udah bentuknya lucuk, suaranya lucuk. banyak pahala nih ikan, sangat menghibur.


Kunjungan ke Menjangan Besar ini ditutup dengan salah satu water sport: Big Mable. Seru naik ini, bisa teriak sekencang2nya. Tapi gue salah posisi. Pinggir bagian belakang. Gue pikir di depan adalah posisi yag menyeramkan, ternyata posisi guelah yang paling horor.




Aktivitas di Menjangan Besar selesai... kembalilah kami ke hotel di Pulau Karimun Jawa. Sedih deh jalan di dermaga buat menuju hotel,, yaaaa liburannya udah usai aja.

Selesai bersih-bersih badan, maksi dan packing. Kami diantar menuju Pelabuhan KJ untuk menuju ke Pelabuhan Jepara menggunakan Kapal Express Cantika. Selanjutnya kami menggunakan bus untuk kembali ke Jakarta.

Bye KJ Bye Jepara..

“Lakukanlah PERJALANAN, kapanpun, kemanapun, untuk melihat Kebesaran Allah SWT dan menemukan arti ‘rumah’ sebenarnya” (DF)









1 komentar:

Mahendra Dita said...

kok muka saya ga ada yg di ekspose min? iri ni..

Post a Comment