Pulau Karimun Jawa adalah salah satu paradiso ciptaan Allah
SWT yang ditempatkan di Indonesia. Hehehe Ini
serius, nggak berlebihan kalo gue menyebutnya paradiso. terletak di sebelah
utara Kota Jepara. Dengan waktu tempuh 6 jam menggunakan kapal lambat KMP Muria
atau 2 jam menggunakan kapal cepat Express Cantika dari Pelabuhan Jepara. Lo akan menemukan sosok-sosok tampan dari
gugusan pulau-pulau kecil disekitarnya dengan pasir putih lembut yang akan selalu dihempaskan ombak kecil
berkomposisi air laut super jernih. Kali ini, partner trip saya adalah
teman-teman kantor. Trip bersponsor
ini berlangsung 4 hari 4 malam...
Malam jum'at (6/6) kami berangkat dari Stasiun Gambir menuju
Stasiun TamanLawang Semarang Tawang dengan Kereta Api Eksekutif Argo
Bromo Anggrek Malam. Waktu tempuh 6 setengah jam. First time gue icip kereta
eksekutif jarak jauh, kesan pertama kali yang muncul, "apanya yang
eksekutif ya?!", pas masuk disambut nyamuk-nyamuk nakal. Ah sudahlah,
pikir gue, cuma numpang tidur aja 6 setengah jam di kereta ini. Kedepannya
semoga PT KAI bisa memberikan fasilitas yang lebih tepat untuk istilah
eksekutif. hihihi
(7/6) Sampai di Stasiun tujuan, kami dijemput mobil travel
oleh pihak travel agent. Cusss nuju Pelabuhan Jepara dengan waktu tempuh 2 jam.
Dijanjikan akan naik kapal cepat yang berangkat jam 8 pagi, ternyata kami naik
kapal lambat yang berangkat jam 9 pagi. Alasan si travel agent adalah karena
tidak berhasil mendapat tiket kapal cepat karena diserobot oleh kawanan pejabat
yang akan berlibur ke KJ juga. hih. Kesel dan bete sama travel agent yang
disprofessional dan ulah pejabat yang kudu diekslusifkan itu, cih lah. But...
sebagai traveller sejati gue punya prinsip enjoy the trip apapun yang terjadi.
#tsaelah..Namanya juga trip, ada kemungkinan bikin seneng sampai akhir (jarang
banget), ada susah dan senengnya (sering banget), susah terus sampai akhir
(sial banget). Itu semua tergantung cara masing-masing dalam menyikapinya. Ada
orang yang sial mulu, tapi dia nikmatin kesialannya, sampai kesialan itu bosen
sendiri menghinggapi.
Lumanyun juga sih 6 jam ada di atas kapal yang jalannya
kayak keong sakit-sakitan. But it was paid ketika sampai di pelabuhan KJ.
Yeay!! Tiba di hotel, bersih-bersih badan dulu, setelah itu kami diajak mengunjungi bukit Joko Tuwo buat
nikmatin sunset. Naik ke bukit ini gampang kok, nggak harus pake sendal/sepatu
gunung. sendal jepit aja udah nyaman karena tracknya mudah, udah dibuatin anak
tangga non permanen gitu buat menuju ke atas bukit. Ternyata si Joko Tuwo
adalah Paus yang udah mati, dan kerangkanya di taro di bukit ini. Jadilah
dinamakan bukit Joko Tuwo. Dari atas bukit ini, kita bisa melihat Pulau KJ
beserta sebagian pulau kecil disekitarnya. Pas memang berada di bukit ini saat
menjelang sunset. Tjakep.
hotel asri
fosil si Joko Tuwo
sunset dari bukit joko tuwo
Malamnya, kami berkunjung ke alun-alun KJ, pusat souvenir,
dan Bukit Love. Di pinggir alun-alun ramai dengan orang-orang yang lesehan
menikmati jajanan yang ada. Tidak jauh dari situ ada pusat souvenir KJ. Lanjut
Bukit Love.. agak aneh sih berkunjung ke bukit malem-malem. hmmmm tapi karena
ada yang pengen banget, jabanin wae. Bukit Love ini sedang dalam tahap
pembangunan. Di situ udah ada semacem tugu cinta bertuliskan LOVE yang sudah
familiar..
bukit love
(8/6) masuk hari inti, Snorkling dan Jelajah Pulau! Hotel
kami dekat dengan dermaga tapi bukan dermaga utama pulau KJ. Eksklusif deh.
Jalan sebentar ke belakang hotel disambut dengan mangrove yang akan
menghantarkan kami ke ujung dermaga dengan pemandangan amazing!
menuju kapal
Snorkling di dekat pulau Gosong Kemloko, ready to gosong
(geheng eksotik hehehe).
Setelah dapet sepatu katak yang pas, kacamata dan life
jacket yang oke. Byurrr!!!
lebih mirip kayak korban kapal karam
ala ala free diver
Kemudian kami di
ajak ke suatu pulau untuk istirahat, bakar ikan buat maksi, lebih
tepatnya dibakarin sih hehehehe, jadi tinggal makan.:D
Oya, kalo gue gak salah, pulau tempat istirahat ini namanya Pulau Tengah.
Oya, kalo gue gak salah, pulau tempat istirahat ini namanya Pulau Tengah.
sambil nunggu ikan bakarnya mateng :p
maksinya lahap
abis maksi, kuat deh foto loncat-loncat
duyung KJ ^^
Tepat jam 1 siang, tour guide ngajak kami snorkling lagi ke
suatu spot lalu hunting foto free
diving lagi.
beautiful coral dari spot ke-2
ati-ati mas perutnya kegores karang :D
Melipir ke Pulau Ujung Gelam, ah pasir putihnya soft
banget..
Di pulau ini ada toilet berbayar. Jadi hasrat ingin pipis
yang sedari tadi ditahan bisa tersalurkan. Sebagian
teman pada mencicipi jajanan, gue sama sebagian temen-temen yang jiwa narsisnya
maximal lebih memilih untuk jelajah pulau ini buat hunting foto.
Teman gue yang sudah pernah jelajah Lombok bilang kalau soal
kebersihan menang KJ, tapi kalau keindahan biota lautnya menang Lombok. Pantai
di Lombok banyak sampah ceunah. Nanti deh gue buktikan sendiri. Gak sadar keasyikan
hunting foto, ternyata kami "team narsis to the max" sudah ditunggu
teman lainnya untuk kembali ke hotel. Tapi lapar, apa mau dikata, makan dulu
lah, secaplok dua caplok gorengan, seruput dua ruput air kelapa, tadinya mau
makan mie rebus dulu... nggak tau diri ya, udah ditungguin juga. hahahaha
Malam minggu di sini. Tanpa kamu. Jauh lebih berarti.
Aku lebih butuh counterpain daripada kamu. Hihihi
Pegal-pegalpun
mulai terasa...
(9/6) Ready to snorklingan maning. Tour guide ngajak kami ke
spot snorkling pagi ini ke dekat Pulau Menjangan Kecil. Tidak seperti biasa, sepi dari kapal-kapal lainnya, kali ini spot
snorkling-nya ramai betul. Ternyata... ini Wonderful Spot!, selain karang
lautnya yang dangkal dan indah, kelebihan spot satu ini adalah ikan-ikannya
yang banyak. wuih... pantesan banyak kapal team lain yang ke sini.
HIIIII....UUUU
hiunya malah pada kabur... hmmm
Then, ada bapak2 yang nawarin foto bareng ikan buntel. Lucuk banget ni ikan. Bentuknya bulat dan
di kelilingi duri. Mukanya nyebelin, mungkin dianya yang sebel sama kami kali
ya karena jadi objek foto, kecian.... Ikan Buntel ini sering ngeluarin suara,
kayak suara kentut gitu. Udah bentuknya lucuk, suaranya lucuk. banyak pahala
nih ikan, sangat menghibur.
Kunjungan ke Menjangan Besar ini ditutup dengan salah satu
water sport: Big Mable. Seru naik
ini, bisa teriak sekencang2nya. Tapi gue salah posisi. Pinggir bagian belakang. Gue pikir di depan adalah posisi yag
menyeramkan, ternyata posisi guelah yang paling horor.
Aktivitas di
Menjangan Besar selesai... kembalilah kami ke hotel di Pulau Karimun Jawa.
Sedih deh jalan di dermaga buat menuju hotel,, yaaaa liburannya udah usai aja.
Selesai
bersih-bersih badan, maksi dan packing. Kami diantar menuju Pelabuhan KJ untuk
menuju ke Pelabuhan Jepara menggunakan Kapal Express Cantika. Selanjutnya kami
menggunakan bus untuk kembali ke Jakarta.
Bye KJ Bye
Jepara..
“Lakukanlah
PERJALANAN, kapanpun, kemanapun, untuk melihat Kebesaran Allah SWT dan
menemukan arti ‘rumah’ sebenarnya” (DF)






1 komentar:
kok muka saya ga ada yg di ekspose min? iri ni..
Post a Comment