Saturday, 7 June 2014 | By: JANNATA

Very Late Post

Dalam semua hubungan, kita bisa saja menemukan 1001 alasan yang kita anggap sebab sebuah perpisahan. Namun saya percaya, penyebab yang paling mendasar selalu sederhana dan alami: memang sudah waktunya. Hidup punya masa kadaluarsa, hubungan pun sama. Jika tidak, semua orang tidak akan pernah mati dan semua orang tidak pernah ganti pacar dari pacar pertamanya. Kita bisa bilang, putusnya hubungan A karena dia selingkuh, karena bosan, karena ketemu orang lain yang lebih menarik, belum jodoh, dan masih banyak lagi. Padahal intinya satu, jika memang sudah waktunya, perpisahan akan menjemput secara alamiah bagaikan ajal. Bungkus dan caranya bermacam-macam, tapi kekuatan yang menggerakkannya satu dan serupa. Tentu dalam prosesnya kita berontak, protes, menyalahkan ini-itu, dan seterusnya. Namun hanya dengan terus berproses dalam aliran kehidupan, kita baru menyadari hikmah di baliknya. (DL dalam catatan tentang Perpisahan 2008)




begitupun juga dengan hati saya..
sekali lagi bahwa cinta tidak bisa dipaksakan
kebersamaan tidak bisa dipaksakan
jika keinginan untuk slalu bersama itu hanya dirasakan oleh satu pihak sementara pihak lainnya sudah tidak ingin bersama lagi saya sepakat bahwa perpisahan itu terjadi dengan alami, memang sudah waktunya. setiap orang berhak bahagia, tapi carilah kebahagiaanmu dengan tidak mengusik kehidupan orang lain. berdamailah dengan dirimu sendiri.
dan satu lagi, percayalah bahwa kebahagiaan itu juga akan datang jika memang sudah waktunya. sebenarnya kamu punya kehidupan yang luar biasa. cobalah untuk menghargai diri kamu sendiri, mulailah setiap detik dengan sesuatu yang positif. jangan pernah memikirkan sesuatu yang sebenarnya kamu tau itu akan sia-sia. (DF 2010)

0 komentar:

Post a Comment